Kamis, 26 Maret 2015

Review Tempat Liburan: Ubud di Pulau Bali




Saat bicara pusat seni serta budaya di Pulau Bali sekalian situasi yang nyaman jadi seluruhnya setuju Anda bakal diarahkan ke tempat wisata favorite ini. Ubud terdapat di Kabupaten Gianyar Bali, tempat ini tawarkan beragam keindahan alam, pentas seni serta budaya, dan hasil kerajinan orang-orang Bali yang eksotis.

Dengan lingkungan yang masih tetap alami, daerah ini adalah daerah sumber ide untuk beberapa seniman, termasuk juga seniman luar negeri, terlebih seniman Eropa. Ada diantara sawah, rimba, serta jurang-jurang gunung yang bikin alamnya sangatlah indah. Diluar itu Ubud di kenal juga sebagai tempat di mana seni serta budaya Bali terbangun dengan baik. Denyut nadi kehidupan orang-orang Ubud tak dapat dilepaskan dari kesenian. Disini ada galeri-galeri seni sampai arena pertunjukan musik serta tari di gelar tiap-tiap malamnya dengan cara bertukaran di beragam penjuru desa.

Ubud di Pulau Bali yaitu tempat yang prima bila Anda tertarik untuk belajar beragam seni Bali seperti melukis, mengukir, atau menari. Ya, lantaran disini terdapat banyak sanggar seni. Bahkan juga apabila tak juga jadi di Ubud telah cukup memuaskan Anda untuk sebatas nikmati situasi Bali tradisional lantas membawa pulang oleh-oleh seni kreasi tangan yang berkwalitas tinggi.

Ubud di Pulau Bali yaitu tempat yang pas untuk Anda mencari kedamaian serta ketenangan. Ubud tawarkan tempat peristirahatan dari kebiasaan kota yang membosankan.menjengkelkan. Di Ubud Anda bisa memanjakan badan serta pikiran, lantaran disini ada restoran serta spa berkwalitas yang bakal bikin Anda santai serta senang. Berjalan-jalanlah melalui sawah yang menghijau, lihat karya seni serta budaya yang eksotis, bercengkrama dengan penduduknya yang ramah, serta lihat prosesi kebiasaan di mana wanita Bali jalan menuju pura dengan anggun sembari menyeimbangkan tumpukan sesajen buah-buahan di kepalanya. Itu hanya sepenggal kesan mendalam yang bisa di tangkap waktu berkunjung ke tempat yang indah ini.

Cara paling baik untuk menyelami kebiasaan serta budaya Bali yaitu melebur dengan masyarakat setempat serta lihat sehari-harinya mereka. Di Ubud, Anda bisa berkunjung ke pura serta desa yang relatif sedikit beralih sepanjang bertahun-tahun. Suatu masa lalu bakal situasi dari saat Hindu di Jawa dulu yang susah bakal Anda dapatkan lagi saat ini.

Lokasi Ubud yang menakjubkan makin komplit dengan histori, seni, serta budayanya yang kaya. Dapatkan juga jejak kerajaan Bali, kesenian, serta kerajinan tangannya yang indah serta unik. Di Ubud terdapat banyak galeri-galeri seni, lukisan, serta pahatannya yang mengagumkan menanti animo serta decak mengagumi akan Anda. Belilah satu diantaranya karenanya mungkin saja bakal sangatlah prima untuk membuat cantik ruangan tamu atau ruangan keluarga dirumah Anda.

Ubud di kenal juga sebagai daerah yang tenang dengan panorama yang asri. Tawarkan pada Anda situasi alami untuk menentramkan diri. Panorama sawahnya menawan, suasananya sejuk, serta penduduknya ramah, suatu lingkungan yang bakal bikin jalan-jalan pagi serta sore Anda mengasyikkan.

Sudah beberapa orang datang ke Ubud awalnya cuma untuk satu atau dua hari namun lalu mereka tinggal lebih lama, larut dalam budaya serta keindahannya yang mempesona. Ubud yaitu tempat di mana Elizabeth Gilbert temukan kedamaian serta cintanya seperti ditulis dalam buku best seller kepunyaannya itu, “Eat, Pray, Love”. Buku itu pada akhirnya difilmkan, di bintangi aktris terkenal Julia Robert serta aktris senior Indonesia Christin Hakim.

Datanglah ke Ubud di Pulau Bali, lantas peroleh suatu pengalaman wisata yang tidak terlupakan. Sesudah Anda pulang dari Ubud jadi yang tersisa hanya kedamaian, rasa persahabatan, serta keindahan alamnya yang seakan tersenyum mengundang Anda untuk kembali lagi ke Pulau Dewata yang memesona.

Semua mode transportasibisa dengan gampang diketemukan di sini, dari mulai hotel melati yang simpel hingga hotel berbintang yang indah. Akomodasi yang simpel atau bahkan juga homestay atau tempat tinggal masyarakat ada untuk Anda yang lebih pilih untuk melebur dalam kehidupan keseharian orang Bali dengan cara lebih dekat.

Untuk kenang-kenangan, yakinkan Anda berkunjung ke lokasi Selatan Ubud. Anda bisa temukan beberapa ratus toko kerajinan tangan yang tawarkan beberapa barang seni serta cinderamata buatan tangan, terlebih cinderamata yang terbuat dari batu atau kayu. Bila anda mempunyai banyak saat, mintalah perajin untuk bikin cinderamata pesanan anda sendiri. Bila hoby Anda yaitu berbelanja, masukkan dalam agenda perjalanan Anda berjalan-jalan serta belanja di Pasar Seni di Jalan Raya Ubud, Monkey Forest Street, Jalan Hanoman serta Jalan Dewi Sita.

Juga sebagai daerah maksud wisata yang banyak disukai, Ubud mempunyai banyak objek yang menarik untuk wisatawan domestik ataupun mancanegara. Sebagian salah satunya yaitu Puri Saren, yang terdapat di Puri Ubud, Pasar Seni Tradisional Ubud, Monkey Forest (Wanara Wana), serta beragam museum seni.

Lantaran Ubud relatif kecil jadi Anda bisa menjelajahi kota dengan jalan kaki atau mungkin dengan menyewa sepeda atau motor. Namun ingat lantaran Ubud yaitu daerah yang berbukit-bukit, jadi bertanyalah pada masyarakat setempat terlebih dulu tempat mana yang lebih gampang dilewati dengan jalan kaki, dengan sepeda, dengan motor, atau mungkin dengan mobil. Tidak sering ada taksi di lokasi ini. Tetapi, bila anda lebih pilih perjalanan dengan mengendarai mobil, pakai mobil yang bisa disewa.



Ubud yaitu suatu desa kelurahan, membawahi 13 banjar yang terbagi dalam 6 desa kebiasaan, termasuk juga kecamatan Ubud. Berjarak 20 km dari kota Denpasar jadi Ubud bisa diraih kurun waktu 30 menit serta 15 menit dari kota Gianyar. Beragam alat transportasi menuju Ubud ada dari semua Bali. Bila anda mengambil keputusan untuk segera berkunjung ke Ubud dari bandara internasional Ngurah Rai jadi Anda bisa memakai taxi seputar 35 km. Anda dapat juga memakai mobil sewaan atau memakai bus dari Denpasar. Dari Kuta meniti perjalanan dengan mobil kurang lebih 1, 5 jam jadi Anda bakal hingga di Ubud.

Di jalan Monkey Forest serta jalan Hanoman Anda bakal temukan beragam pilihan restoran dari mulai western food hingga makanan khas Bali. Pilihan resto di Ubud sangatlah banyak, dari kelas warung hingga restoran di resor yang elegan dengan semasing daya tariknya.

Seakan Anda kembali ke zaman dulu serta lihat warisan kerajaan kuno Bali dengan berkunjung ke Pura Tirta Empul yang berjarak cuma 15 km. Disini ada komplek pura yang disebut sumber mata air panas suci Tirta Empul. Seputar 8 km dari sini ada Pejeng, di mana Anda bisa berkunjung ke museum serta pura serta “Bulan Pejeng” yakni genderang prasejarah yang sangatlah besar. Pada saat disini tak ada kelirunya melengkapi kunjungan Anda ke tempat kepurbakalaan Bedudu yang jaraknya cuma 3 km.

Goa Gajah juga pantas untuk dikunjungi. Terdapat seputar 1 km dari Teges, legenda menyampaikan bahwa Goa Gajah terwujud dari kuku raksasa. Goa Gajah kemungkinan di bangun pada era ke-11 sepanjang pendudukan Majapahit di Bali. Arkeolog Belanda temukan kembali Goa Gajah pada th. 1920an namun tempat pemandiannya tak diketemukan sampai th. 1950an. Sungguh menarik memerhatikan bahwa pintu masuk gua ini diukir berupa setan. Patung Ganesha menghiasi sisi dalam gua. Didekatnya ada kolam pemandian dengan air yang memancar serta diakui bahwa air itu bisa bikin Anda terlihat lebih muda.

Ubud di Pulau Bali yaitu tempat yang prima untuk nikmati pertunjukan serta acara kebudayaan. Pertunjukan Tari Kecak, Legong serta Barong diselenggarakan setiap minggunya, begitupun drama tari classic Ramayana serta Mahabrata, pertunjukan gamelan dan wayang kulit khas Bali.

Bila Anda terasa stress serta ada dalam kebiasaan yang membosankan.menjengkelkan, manjakan diri Anda di spa seputar Ubud yang memakai rempah-rempah eksotik untuk menentramkan pikiran serta memberi rasa relaks.

Berjalan-jalanlah ke rimba yang sejuk serta lebat di Monkey Forest untuk lihat sekawanan kera yang jumlahnya beberapa ratus sudah menghuni lokasi ini sepanjang beberapa ratus th.. Di lokasi rimba sakral ini ada tiga pura kuno yang bisa Anda jelajahi. Berkunjung ke Pura Dalam Agung (Pura orang yang telah mati) seperti tempat yang ada pada film petualangan. Lihat gambar Rangda yang tengah melahap anak-anak yang ada pada pintu masuk pura sisi dalam. Pura Dalam Padangtegal, yang didirikan awal era ke-20. Pura itu mempunyai arsitektur dan ornament yang sangatlah kuno serta artistik. Anda dapat juga mencari mata air suci dibawah Patung Komodo yang tersembunyi, apabila diminum, diakui bisa mengobati semua type penyakit.

Orang yang berjiwa petualang pasti mau coba bermain arung jeram di Sungai Ayung yang airnya jernih yang terdapat di samping Barat Ubud. Kegiatan outdoor yang lain termasuk juga golf serta seperti juga ada di sini, Anda tinggal menghubungi tur agency setempat. Terkecuali wisata tirta, di selama tebing sungai Ayung juga ada panorama alam yang memikat serta ada beberapa puluh hotel berbintang. Tak ada kelirunya memompa adrenalin pada saat pasangan anda bersantai di spa.

Bila Anda mempunyai jiwa seni, mengapa tak mengambil kelas seni. Pernah bertanya-tanya bagaimana caranya bikin batik atau bagaimanakah suatu mahakarya yang langka di ciptakan? Anda bakal suka pada saat-saat membuat serta membuat perhiasan yang terbuat dari perak. Anda bisa belajar seluruhnya itu disini, di Ubud, Bali. Untuk Anda yang lebih tertarik dengan ketrampilan memasak, kelas memasak juga ada di sini.

Ubud di Pulau Bali disamping mempunyai alam yang indah, juga adalah suatu desa budaya yang kaya dengan warisan histori beberapa seniman besar, terlebih beberapa pelukis populer, umpamanya I Gusti Nyoman Lempad (1862-1978), Anak Agung Gde Sobrat (1919-1992), I Gusti Made Deblog (1910-1986). Disusul lalu oleh I Gusti Ketut Kobot, Ida Bagus Made, Dewa Putu Bedil, Ida Bagus Rai, serta lain sebagainya. Ketenaran beberapa pelukis-pelukis itu sudah memberi ide untuk beberapa pelukis Barat untuk berdomisili di Ubud.

Ubud di Pulau Bali telah populer mulai sejak th. 1920-an. Saat artis, componist serta orang orang terpelajar dari Barat datang untuk mencari kesenangan hidup. Dua pelukis Eropa yakni Rudolf Bonnet dari negeri Belanda, serta Walter Spies dari Jerman menggoreskan histori baru perubahan seni lukis di daerah Ubud waktu itu. Keduanya mengenalkan tehnik estetika style Eropa dalam pencahayaan, bayangan, perspektif, dan anatomi. Beberapa pelukis lokal menyerap segala teknik baru itu sesuai sama nilai basic serta pikiran lokal Bali dengan terus mengambil tema tradisional hingga dapat berikan jati diri sendiri sampai melahirkan style lukis Ubud atau Ubud Style. Ubud jadi makin populer juga sebagai daerah kelahiran beberapa seniman lukis karena kerja sama Tjokordo Gde Agung Sukawati serta I Gisti Nyoman Lempad dengan Rudolf Bonnet untuk membuat suatu perkumpulan seniman dengan nama Pita Maha th. 1936.

Seluruhnya kesibukan seni mulai sejak dulu sudah mengentalkan situasi Ubud juga sebagai suatu desa yang berkesenian. Ubud populer dengan lukisannya, patung-patung, kerajinan tangan, gamelan, serta pasti tariannya. Banyak lukisan melukiskan keindahan Bali yang bisa Anda kunjungi di galleri-galleri kecil di seputaran Ubud, ada bermacam museum di Ubud seperti Neka art Museum, Lempad Gallery, Museum Puri lukisan, dan Antonio Blanco Gallery.

Kunjungilah Museum Rudana yang menaruh kian lebih 400 buah lukisan serta patung hasil karya beberapa seniman Bali, seniman Indonesia dari luar Bali, ataupun karya beberapa seniman asing yang jadikan Bali juga sebagai tempatnya berkarya. Ada pula Museum Puri Lukisan yang berdiri mulai sejak 1956 di bawah naungan Yayasan Ratna Warta. Di museum ini Anda bisa nikmati perubahan seni rupa di Ubud, baik seni lukis ataupun seni pahat. Sebagian karya dari beberapa seniman asing yang berkarya di Ubud seperti Rudolf Bonnet, Walter Spies, Arie Smit, dan seniman lokal seperti I Gusti Nyoman Lempad, I Gusti Made Deblog, Ida Bagus Made, dan banyak seniman yang lain.

Puri Agung Ubud Krisnakusuma di jantung kota Ubud yaitu pusat aktivitas seni budaya serta kebiasaan. Puri Ubud masih tetap mempunyai tata ruangan serta bangunan yang dipertahankan seperti aslinya. Di halaman depan, sesudah pintu gerbang, ada ruang yang dimaksud Ancak Saji. Di sini satu minggu sekali diselenggarakan pertunjukan seni tari untuk wisatawan. Sehari-hari diselenggarakan latihan gamelan dari beragam grup seni musik yang ada di Ubud.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar